DARI KECIL HINGGA BESAR
Kesetiaan bukanlah sekedar kata, melainkan sebuah keberanian untuk komitmen dan konsistensi.
Kesetiaan di zaman modern
Kesetiaan adalah barang langka dalam zaman now. Ada begitu banyak kesetiaan yang hilang dalam dunia modern saat ini. Karena ketidaksetiaan, salah satu atau beberapa pihak, banyak pernikahan, keluarga, perusahaan, pertemanan, pemerintahan, dan bahkan gereja yang pecah.
Dua pillar kesetiaan
Kesetiaan dimulai dari diri kita, untuk menghormati sebuah kesepakatan dan perjanjian yang telah dibuat dan disetujui. Kesetiaan adalah sikap menghormati diri sendiri untuk tidak berlaku curang, taat dalam mengerjakan setiap bagian kesepakatan dan perjanjian yang ada.
Kesetiaan memiliki dua pilar yaitu komitmen dan konsistensi. Komitmen adalah sikap untuk memulai dengan benar dan konsistensi adalah kekuatan untuk menyelesaikannya.
Ada banyak faktor mengapa seseorang tidak bisa setia. Salah satunya adalah ketidakmampuan dalam mengucap syukur. Ketika kita tidak memiliki rasa cukup dalam satu hubungan, hati kita akan dipenuhi ketakutan dan kita akan mulai merasa tidak aman. Ini adalah pintu untuk menjadi tidak setia kemudian diikuti dengan langkah langkah kecil untuk melanggar kesepakatan dan perjanjian yang ada.
Kesetiaan dalam hal kecil
Ada begitu banyak cerita tentang para tokoh dunia tentang kesetiaan mereka melakukan hal hal yang kecil dan sederhana.
- Usain Bolt, Pelari tercepat dunia asal Jamaika, berlari 100 meter dalam 9,58 detik dan menjadi rekor dunia. Bolt memulainya dari berlari di kampung halamannya.
- Marie Curie, seorang peneliti tentang radiasi yang telah mendapatkan hadiah Nobel (Fisika dan Kimia), Curie adalah salah satu ilmuwan yang paling berpengaruh dalam sejarah, dia memulainya dalam laboratorium sederhana di rumahnya.
- Mother Teresa memulai karya kemanusiaannya dengan merawat orang miskin dan sakit di lingkungannya, di kota Calcutta, India. Mulai dari sebuah rumah yang kecil dan sederhana, Mother Teresa berhasil mengembangkan sebuah organisasi misi yang merawat jutaan orang yang menderita.
Tuhan dan kesetiaan
Tuhan hadir dalam kehidupan orang orang yang setia. Alkitab mencatat dengan jelas bagaimana Tuhan hadir dalam kehidupan para tokoh Alkitab yang setia melakukan bagiannya, walaupun itu sangat kecil dan sederhana; Daud setia dari seorang gembala menjadi raja, Yusuf, setia melakukan bagiannya sebagai budak dan menjadi orang yang berkuasa di Mesir, Maria gadis sederhana berproses menjadi ibu Yesus, Musa yang setia menjalani proses kehidupannya sampai menjadi orang yang membebaskan bangsa Israel, Rut perempuan Moab yang sabar menjalani perjalanan hidupnya sampai menjadi leluhur raja raja Israel.
Dan bagaimana Yesus sendiri memberikan teladan dengan tetap setia bimbingan dan didikan Maria dan Yusuf sampai mati di kayu salib.
Tuhan hadir saat para gembala melakukan dengan setia pekerjaannya.
Lukas 2 : 8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
Tuhan memilih para gembala sebagai undangan pertama untuk melihat kelahiran sang Juruselamat. Para malaikat datang atas perintah Tuhan saat para gembala itu sibuk bekerja.
Ps Philip Mantofa pernah mengatakan “Tuhan tidak hadir di tempat pengangguran”. Tuhan hadir dalam setiap kehidupan orang orang yang setia.
Jika Tuhan hadir, Tuhan akan membuat berhasil apapun yang dikerjakan dengan setia.
Dari kecil hingga besar
Lukas 16 : 10 mengatakan “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”
Tanpa kesetiaan dalam melakukan hal hal kecil, orang itu tidak mungkin setia dalam perkara besar. Kesetiaan melakukan hal yang kecil dan sederhana adalah sebuah latihan dan ujian untuk sebuah ketahanan dalam melakukan hal hal yang besar.
Andrew Carnegie pernah mengatakan “Kesetiaan dalam hal-hal kecil adalah batu ujian untuk kesetiaan dalam hal-hal besar
Apa yang kita kerjakan saat ini? Mungkin seorang ibu rumah tangga, guru, penjual keliling, mahasiswa, karyawan, pemimpin, pelayan Tuhan, ketua komunitas, dll. Apapun yang anda kerjakan baik itu pekerjaan, usaha, kegiatan, pelayanan atau hobby. Setialah melakukannya dengan baik dan benar.
Tetaplah setia walau itu kecil dan sederhana.
Tetaplah setia walau tidak ada yang melihat
Tetaplah setia walau pujian jarang kau dapatkan
Tetaplah setia walau promosi belum hadir
Tetaplah setia untuk terus belajar
Tetaplah setia untuk terus berubah
Tetaplah setia untuk mendengar nasehat
Tetaplah setia untuk melayani
Tetaplah setia untuk membangun diri
Tetaplah setia untuk rendah hati
Tetaplah setia untuk ontime
Tetaplah setia untuk membantu
Tetaplah setia untuk bekerja tanpa membuang waktu
Tetaplah setia untuk menjadi murid Tuhan Yesus
Pertanyaan untuk direnungkan:
- Menurutmu, apa arti setia bagimu?
- Hal apa (yang kecil dan sederhana) yang kamu lakukan dengan setia untuk menjadi semakin baik dalam mengenal Tuhan dan dirimu?
- Halangan apa yang kamu hadapi dalam proses terus menjadi setia?